Pengatur Yang Tak Mengerti Aturan 10 Maret, 2009
Posted by asindoro in Refresh Your Soul.Tags: Aturan, Software, Juri, IT, Bola, Sepakbola, Wasit, Aparat
trackback
Kejadian terakhir dari dunia persepakbolaan kita yaitu ketika sang Aparat Kepolisian menangkap 2 pemain yang pemicu keributan yang terjadi dalam laga Liga Indonesia Divisi Utama. Walaupun pemicu sebenarnya bukan dari mereka berdua saja..
ya…sesuai judul..di Indonesia ini mungkin masih banyak seorang atau mm….dua orang atau lebih.. yang mengatur sesuatu namun tidak mengerti aturan yang lebih dalam atas apa yang akan diatur, seperti contoh kasus di persepakbolaan kita ini.Jelas pemimpin sebuah pertandingan adalah wasit, jadi segala sesuatu keputusan dan termasuk memutuskan memanggil pihak keamanan untuk masuk juga wasit…mungkin itulah yang saya tangkap dari setiap pertandingan sepakbola yang saya liat. Ada kejadian unik dulu ketika piala dunia 2006 dimana ketika Zidane pemain perancis menanduk dada pemain Italia yaitu Materazzi. Saat itu si Matrix (red. Materazzi) langsung terjatuh dan seperti sangat kesakitan, walaupun mungkin ditambah acting (maklum pemain italia memang seperti itu
)

Om Zidane dan Matrix
kembali ke permasalahan, namun keterlanjutan dari peristiwa tersebut tidak ada hubungannya dengan polisi, itupun sudah tingkat dunia atau mungkin polisinya juga sudah tingkat dunia jadi wajar saja:) . Namun dipastikan mereka tidak ditangkap oleh polisi, cuma kartu merah dari wasit.
Namun kesalahan itu juga tidak melulu dari aparat keamanan, bisa juga dari wasit yang bisa jadi kurang tegas. Atau pemain yang memang kelewat kasar. Ada juga di Indonesia tercinta ini, yaitu aparat yang menghadap ke lapangan bukan ke penonton, sangat unik seharusnya mereka kan menjaga penonton yang nakal:) tapi kenapa menghadap ke lapangan hmm…. mungkin memang permainan sepakbola Indonesia sangat bagus jadi aparat pun melihat ke lapangan
.
Soo…akhir kata..ups…akhir-akhir kalimat.. apapun itu kita sangat membutuhkan sesuatu yang profesional untuk hal yang tepat, seperti kata nabi Muhammad, yaitu berikan orang yang tepat sesuai bidangnya, atau the right man in the right place
karena saya orang IT (Information Technologi) saya berharap juga ada parameter dan aturan dasar dari juri software-software di Indonesia jika ada event lomba software.
Salam..
Agung Sindoro
Komentar»
No comments yet — be the first.