Seniman = Peneliti 21 Juli, 2009
Posted by asindoro in Refresh Your Soul.Tags: Anak, bayi, gendong, manfaat gendong
trackback
“Tak gendong kemana-mana….tak gendong kemana-mana”, ya lirik itu mungkin sudah akrab dengan telingan anda mbah Surip yang mempopulerkan “tak gendong kemana”.
Sekilas memang maksudnya apa ya….? Untuk seniman tidak perlu diteliti manfaat digendong kemana-mana namun manfaatnya sama dengan seorang peneliti yang meneliti menggendong anak kemana-mana. Diluar itu, berhubung saya saat ini memiliki anak yang baru 6 bulan tak gendong kemana- mungkin mirip dengan apa yang dialami anak saya ini. Ya betul Hamizan Alfarizqi setiap hari digendong bergantian dirumah mulai dari abinya, umi, budhe, mbah kung juga mbah ti..menjadi istilah bau tangan kalau anak selalu digendong kemana-mana (kalau ditaruh ga mau). Tapi
alhamdulillah sekarang tidak terbukti bau tangan tersebut, walaupunsering digendong. Menurut buku yang kami baca; buku : The Baby Book ( yang terdiri dari 5 seri) pada buku ketiga-nya di bagian 14 yang berjudul “Menggendong Bayi : Seni Sains untuk Membawa Bayi Anda”. Menjelaskan beberapa manfaat digendong, cekidot yaw (red : check this out yo..bahasa penyanyi rap)
- Bayi – bayi yang digendong tidak terlalu sering menanggis. Penelitian dan observasi menunjukan bahwa bayi yang digendong jarang menangis barangkali karena gendongan gerakannya besahabat seperti saat si bayi di rahim.
- Bayi yang digendong tumbuh lebih baik. Aktivitas menggendong bayi sangat bermanfaat bagi bayi prematur atau berat badan yang sulit naik. Dengan ini peneliti menyimpulkan bahwa kedekatan ibu dengan bayi akan menarik bayi untuk lebih serin menyusu, menjaga bayi tetap hangat, dan gerakan ibu menenangkan bayi sehingga bayi bisa mengalihkan tenaganya yang digunakan untuk menangis keproses pertumbuhan.
- Bayi-bayi yang digendong belajar lebih banyak. Bagaimana tidak ia pergi kemana Anda pergi, ia melihat apa yang Anda lihat. Sehingga ia mampu untuk berinteraksi dan belajar dari orang serta aktivitas di lingkungannya. Bayi yang digendong belajar lebih banyak daripada bayi-bayi lain yang hanya berbaring melihat langit-langit saja dengan mainan sekitarnya.
- Bayi-bayi yang digendong berbicara lebih baik. Karena bayi-bayi yang digendong terangkat ke tingkat penglihatan dan suara orang yang menggendongnya, ia belajar kehalusan bahasa tubuh dan ekspresi manusia. Bayi lebih dilibatkan dalam percakapan karena ia memerhatikan cara berbicara si penggendong.

And last..jangan sampai kita berparadigma bahwa periode bayi “diangkat” adalah hanya untuk mendiamkan bayi Anda cukup lama, untuk kemudian dibaringkan kembali. Nikmatilah tahap menggendong bayi ini selagi masih berlangsung. Walaupun masa bayi dalam pelukan lengan Anda relatif singkat dibandingkan kehidupan total bayi Anda, tetapi ingatan akan sentuhan dan keberadaan Anda akan berlangsung sepanjang hidupnya.
Salam,
Agung Sindoro
Wah brarti keponakan gw yg baru 6 bln harus tak gendong kemana mana…
seep pokok e pak…. nikmati aja….walo tangan dan lengan kita lelah… kecetit… eh eh eh…. semangat….
@kupattahu..ya ga harus selalu digendong kemana-mana, umur segitu juga dia harus guling2an di kasur…udah mulai pengen ngerangkak
@inep..tetep semangat terus……..;)
wah aku lum pernah punya anak.
ga ngerti..
haha…makanya nikah dulu…
Menurut gw semuanya harus imbang.Ada saatnya bayi digendong ada juga saatnya dia ditaruh. Yang penting lakukan yang terbaik untuk buah hati kita dengan cara yang TEPAT.Karena segala sesuatu yang berlebihan juga tidak baik.
betul sekali, jika memang sudah saatnya mau ngerangkak apalagi…